7 Cara Menurunkan Gula Darah Secara Alami, Hemat dan Anti Ribet!
Seseorang yang memiliki kadar gula yang tinggi atau hiperglikemia berisiko terkena penyakit penyakit gula atau diabetes yang berlangsung panjang. Biasanya kadar gula tinggi ini disebabkan karena sering mengkonsumsi makanan dan minuman manis atau tinggi karbohidrat, hormon insulin yang bermasalah, dehidrasi, kurang tidur, stres, atau konsumsi obat-obatan tertentu.
Kadar gula darah normal dapat berubah-ubah berdasarkan kondisi, seperti pola makan, metabolisme, maupun efek obat-obatan tertentu. Namun kisaran kadar gula darah normal pada pemeriksaan gula darah sewaktu normalnya adalah antara 70 mg/dL hingga 200 mg/dL.
Ciri-ciri kadar gula tinggi antara lain tubuh terasa lemas, mudah lelah, gelisah, nafsu makan meningkat, sering haus, sering buang air kecil, penglihatan buram, kulit menjadi kering, memerah dan terasa panas, serta sering mengalami infeksi gigi.
Agar terhindar dari risiko penyakit gula, Anda perlu memperhatikan asupan makanan, minuman, serta menerapkan pola hidup yang sehat. Terdapat beberapa cara menurunkan gula darah secara alami yang dapat Anda lakukan. Yuk simak satu per satu!
1. Perhatikan Asupan Karbohidrat
Untuk menurunkan gula darah, Anda perlu memerhatikan asupan karbohidrat. Karena karbohidrat yang berlebih dapat memicu tingginya kadar gula darah di dalam tubuh.
Karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan dipecah menjadi gula glukosa. Kemudian insulin memindahkan gula tersebut ke dalam sel. Namun, saat jumlah karbohidrat terlalu banyak, insulin akan kesulitan memindahkan gula, sehingga kadar gula menjadi naik.
Sebaiknya, mulailah mengkonsumsi makanan penurun gula yang memiliki indeks glikemik rendah. Misalnya beras merah, kacang-kacangan, sayur, buah, dan yogurt.
2. Makan Makanan yang Berserat
Berdasarkan penelitian yang termuat dalam New England Journal of Medicine Tahun 2000, dengan mengkonsumsi 50 gram serat setiap hari, kadar gula darah dapat turun secara signifikan. Selain itu, makan makanan yang tinggi serat juga bisa mengurangi kebutuhan obat diabetes.
Penderita gula darah tinggi membutuhkan makanan yang memiliki kandungan serat larut (soluble fiber). Serat ini diketahui dapat memperlambat penyerapan karbohidrat dalam tubuh serta mencegah kenaikan kadar gula darah secara tiba-tiba.
Makanan yang mengandung serat larut antara lain yaitu jeruk, pepaya, apel, kismis, dan kacang-kacangan.
3. Minum 2 Liter Air Setiap Hari
Salah satu cara menurunkan gula darah adalah dengan minum air 2 liter atau delapan gelas setiap hari. Air yang masuk ke dalam tubuh dapat membantu ginjal mengeluarkan gula darah melalui urin.
Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa orang yang minum lebih banyak akan memiliki risiko kenaikan gula darah yang lebih rendah. Jika tubuh kekurangan cairan, maka gula akan lebih sulit keluar melalui urin, sehingga akan menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan kadar gula menjadi tinggi.
4. Makan Sayuran Penurun Gula Darah
Terdapat berbagai jenis sayuran untuk menurunkan gula darah, diantaranya adalah bayam, buncis, terong cepoka, kubis, dan pare. Sayur-sayuran ini memiliki kandungan serat yang tinggi, kaya akan antioksidan dan mineral, sehingga dapat menurunkan gula darah tinggi.
Kandungan magnesium, polifenol, dan vitamin C pada bayam diketahui dapat mencegah penyakit diabetes. Sayur Pare juga mengandung senyawa yang berperan seperti insulin, sehingga bisa menurunkan gula darah yang tinggi. Sayuran ini dapat membantu lebih banyak glukosa yang masuk ke dalam sel, sehingga gula darah tidak menumpuk di dalam tubuh.
5. Mengkonsumsi Cuka Apel
Siapa sangka dengan rutin mengkonsumsi cuka apel (apple cider vinegar/ACV) adalah salah satu cara menurunkan gula darah tinggi. Beberapa penelitian menunjukan bahwa seseorang yang rutin mengkonsumsi cuka apel memiliki kadar gula darah yang stabil.
Cuka apel diketahui dapat membantu meningkatkan insulin hingga 19-34 persen, sehingga dapat menurunkan gula darah secara signifikan. Jika seorang penderita diabetes mengkonsumsi cuka apel sebanyak dua sendok sebelum tidur, maka kadar gula puasa dapat berkurang sebanyak 4 persen pada keesokan harinya.
Cuka apel dapat dikonsumsi sebagai campuran ramuan atau menambahkannya dalam menu diet, salad dressing, serta bumbu masak. Untuk membuat ramuan cuka apel, Anda hanya perlu mencampurkan dua sendok teh cuka apel dan sedikit kayu manis bubuk ke dalam segelas air. Konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan manfaat yang lebih terasa.
6. Rutin Olahraga
Salah satu penyebab naiknya gula darah adalah karena faktor obesitas atau kelebihan berat badan. Oleh karena itu, untuk menurunkan kadar gula darah Anda perlu rutin berolahraga. Selain dapat menurukan berat badan, olahraga juga dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.
Dengan berolahraga, gula darah dalam tubuh akan berubah menjadi energi. Tak perlu melakukan olahraga yang berat, Anda bisa memulai rutinitas olahraga dengan jalan santai, yoga, lari, maupun bersepeda.
Olahraga dapat dijadikan sebagai refreshing untuk mengurangi stres, sehingga meminimalisir risiko gula darah tinggi.
7. Tidur yang Cukup
Cara mengatasi gula darah tinggi yang paling sederhana adalah dengan tidur yang cukup, minimal selama tujuh jam. Saat tidur, asam lemak di dalam tubuh akan turun secara alami. Asam lemak tersebut akan membantu mengatur insulin sehingga dapat menurunkan gula darah.
Jika waktu tidur seseorang kurang atau tidak berkualitas, maka dapat menimbulkan stres dan cepat lapar. Sehingga secara tidak langsung dapat menjadikan gula darah naik. Anda bisa memperbaiki pola tidur dengan cara mengurangi konsumsi kafein sebelum tidur, mengkonsumsi suplemen melatonin, serta mengurangi waktu tidur di siang hari.
Itulah tujuh cara menurunkan gula darah secara alami yang dapat Anda lakukan. Jangan lupa cek gula darah secara rutin agar dapat mengurangi risiko penyakit gula yang berbahaya ya.
Dokteria.id siap datang ke rumah untuk mengecek gula darah seluruh keluarga. Konsultasikan permasalahan kesehatanmu di Dokteria.id sekarang juga!